Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BerandaSulawesi InfoSulawesi Tengah

Tokoh Perdamaian Poso KH Muhammad Adnan Arsal Tutup Usia, Warisan Persatuan Tetap Hidup 

179
×

Tokoh Perdamaian Poso KH Muhammad Adnan Arsal Tutup Usia, Warisan Persatuan Tetap Hidup 

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Palu — |◈| Delikpos News |◈| – Duka mendalam menyelimuti masyarakat Sulawesi Tengah, khususnya Kabupaten Poso, atas wafatnya tokoh agama sekaligus pejuang perdamaian, KH Muhammad Adnan Arsal, pada Jumat petang sekitar pukul 18.30 WIB setelah menjalani perawatan medis akibat sakit yang dideritanya. 

Kabar berpulangnya ulama yang dikenal luas sebagai sosok penyejuk di tengah konflik sosial Poso tersebut disampaikan oleh pihak Yayasan Wakaf Amanatul Ummah. Ucapan belasungkawa dan doa terus mengalir dari berbagai kalangan masyarakat yang mengenal kiprah serta dedikasi almarhum dalam merawat harmoni sosial di daerah itu. 

Example 300x600

Semasa hidupnya, KH Muhammad Adnan Arsal dikenal sebagai figur sentral dalam upaya membangun perdamaian saat Poso dilanda konflik berkepanjangan pada masa lalu. Di tengah situasi yang penuh ketegangan, beliau memilih menempuh jalan dialog, musyawarah, dan pendekatan kemanusiaan sebagai solusi utama untuk meredakan perpecahan. 

Peran besarnya dalam merajut kembali persatuan masyarakat menjadikan namanya dikenang sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah perdamaian Poso. Konsistensinya dalam mengedepankan penyelesaian konflik tanpa kekerasan bahkan terdokumentasi dalam sebuah buku yang mengangkat perjalanan hidup dan perjuangannya sebagai tokoh pemersatu. 

Tidak hanya dikenal sebagai ulama, almarhum juga merupakan pendiri Yayasan Wakaf Amanatul Ummah yang berdiri pada tahun 2001 di wilayah Kayamanya, Poso. Lembaga tersebut aktif bergerak di bidang pendidikan, dakwah, sosial kemasyarakatan, dan pemberdayaan ekonomi umat, dengan berlandaskan nilai-nilai keislaman dan kebersamaan. 

Bagi masyarakat Poso, sosok KH Muhammad Adnan Arsal bukan sekadar pemimpin agama, melainkan simbol harapan yang pernah hadir di tengah masa-masa sulit. Beliau dikenal sebagai pribadi yang selalu mengajak masyarakat menyelesaikan persoalan melalui hati yang terbuka, komunikasi yang jernih, serta semangat persaudaraan. 

Pesan perdamaian yang terus beliau gaungkan semasa hidup menjadi warisan moral yang sangat berharga bagi generasi penerus. Prinsip bahwa konflik hanya dapat diselesaikan melalui dialog dan persatuan menjadi nilai yang akan terus dikenang oleh masyarakat. 

Kepergian KH Muhammad Adnan Arsal menjadi kehilangan besar bagi Sulawesi Tengah. Namun, jejak perjuangan, semangat rekonsiliasi, dan nilai-nilai persatuan yang beliau tanamkan diyakini akan tetap hidup dalam ingatan dan perjalanan sejarah Poso. ( Red ) 

— |◈| Delikpos News |◈|  

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *